Minggu, 19 Agustus 2012

Perahu Kertas oleh Dee




Tidak mudah menjadi bayang-bayang orang lain. Lebih baik, tunggu sampai hatinya sembuh dan memutuskan dalam keadaan jernih. Tanpa bayang-bayang siapa pun.

Ini bukan sekedar cerita cinta biasa, ini adalah cerita tentang perjalanan hati untuk menemukan cinta sejati. Perjalanan dua orang yang saling mencintai yang hati dan perasaannya tersesat, hingga akhirnya bisa bersatu setelah melewati banyak cobaan.
Keenan dan Kugy adalah dua sahabat. Keenan memiliki hobi melukis dan Kugy memiliki hobi menulis serta memiliki cita-cita untuk menjadi juru dongeng. Takdir yang mempertemukan mereka berdua untuk saling melengkapi satu sama lain. Keenan melukis karna Kugy dan Kugy menulis karna Keenan.
Persahabatan yang terjalin ternyata membuat mereka menjadi jatuh cinta. Tapi sayang cinta itu membuat mereka menderita karena takdir yang sepertinya sedang mempermainkan mereka atau sedang menguji seberapa besar cinta mereka?
Kugy memendam perasaannya selama 3tahun lebih, tidak ada satu orang pun yang tahu akan perasaannya kepada Keenan, hanya dia dan Tuhan yang tahu seberapa besar dan dalam cintanya untuk Keenan. Tapi apakah Keenan juga memiliki perasaan yang sama, Kugy tidak tahu pasti karena siapa yang tahu isi hati manusia?
Hingga suatu hari Keenan menghilang dari kehidupan Kugy, merasa kehilangan dan kosong. Itulah yang di rasakan Kugy. Sehingga dia ingin cepat-cepat pergi dari kota Bandung, tempat dimana begitu banyak kenangannya bersama Keenan.
Dan di saat hati mereka telah memilih pasangan hidup mereka masing-masing, mereka di pertemukan kembali oleh takdir. Apakah perasaan itu masih ada? Apakah Kugy masih memendam perasaan itu setelah hatinya berkali-kali terluka dan tersayat karena perasaannya kepada Keenan? Silahkan di baca selengkapnya ^^
-
Perahu Kertas, novel pertama mbak Dee yang aku baca dan sangat memuaskan. Saat membacanya nggak tahu sudah berapa kali menitikkan air mata, sudah berapa kali perasaan hancur saat Kugy menahan perasaannya untuk Keenan dan saat takdir yang memisahkan mereka.
Saat membacanya saya benar-benar merasa di PHP-kan oleh mbak Dee, karena ada saat dimana Keenan dan Kugy bersama tapi sayang kebersamaan itu tidak bertahan lama, mereka harus terpisah lagi dan lagi. Dan saat memasuki halaman 400 hatinya benar-benar dag dig dug akan endingnya seperti apa. Novel ini dengan luar biasa bisa mengaduk-aduk perasaan saya, saat sedang happy dalam sekejap perasaan saya berubah menjadi sedih yang amat sangat.
Dan saya setuju dengan mbak Dee yang mengatakan “Karena hati tidak perlu memilih. Ia selalu tahu ke mana harus berlabuh.” Seberapa lamanya waktu yang memisahkan seberapa jauh jarak yang terbentang, cinta sejati pasti akan datang, kembali ke rumahnya, di mana dia berada, dulu, sekarang, dan selamanya.

Kenangan itu cuma hantu di sudut pikir. Selama kita cuma diam dan nggak berbuat apa-apa, selamanya dia tetap jadi hantu. Nggak akan pernah jadi kenyataan.

4/5

by. Hayati  (✿◠‿◠)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar